Skip to main content

This is at 4.15pm





A very beautiful day. Hour show at 04.15PM to indicate that the sun had expired illumination, to this day.

Ya, hari ini saya menjadi bagian kisah sejarah dimana beberapa orang mengalami kisah yang sangat memilukan dan sangat menyenangkan. Keindahan terjadi saat siang hari tadi. Beberapa orang berjalan menuju gang sempit yang berisikan cahaya matahari yang menerangi jalan sekitar kampus. Senyumku melebar kepada mereka yang berada digang tersebut. Ya aku tersenyum kepada mereka, dia juga.

Hari ini aku begitu senang melihat seorang gadis yang aku skai melambaikan tangannya dan memberikan senyuman kepadaku dengan manis. Manis senyuman itu sangat terlihat diraut wajah dia yang begitu menawan dan mempesona. Bagaikan kumbang yang menemukan madu diselasar pohon. Pakaian yang tampak serasi dengan tubuh indahnya itu dan jalannya yang anggun bagaikan sebuah model terkenal.  Itulah ungkapan betapa senangnya aku  bertemu dia hari ini, dan pada waktu ini.

yes I'm very happy for this time ..


Putih, berperawakan tinggi dan rambut yang terurai panjang begitu membuatku terpesona. Suaranya yang sangat indah saat menyapaku bagikan dia adalah seorang penyanyi tersohor sepanjang masa yang tidak tergantikan akan suara indah nan merdu. Giginya yang begitu rapih terpajang didalam mulutnya itu. Mungkin ini hanya ungkapan seorang remaja lajang sepertiku yang hanya bisa memuji dan tanpa kepastian apakah dia dapat ku dapatkan.


Sore ini aku tersenyum disebuah kafe yang biasa aku singgahi untuk sekedar meminum cappucino yang bercitarasakan tinggi dengan membayangkan wanita indah itu. Merangkai kisah pada siang itu sungguh indah sekali untuk selalu ku ingat didalam hidupku. Wanita ooh wanita, engkau membuatku terpesona untuk hari ini, untuk minggu ini.


Hope always comes when his worship you my god, setiap kali ku berdoa selalu kucantumkan namanya dan berharap dia menjadi miliku. Setiap hari, setiap saat aku menyembah kepadaNya. Ini mungkin adalah pekerjaan seorang diriku yang selalu hidup sendiri tanpa ditemani sepasang kekasih yang selalu menemani hariku. Aku selalu merasa iri bila melihat temanku berjalan berduaan menuju beberapa tempat terindah dikota Bandung ini.


hopefully I get the woman I want, I always pray unto God for granted women I want. if you grant it then I will treat her well and always keep him wholeheartedly. it is my promise to god.


just pray to your gods
wept in front of
then all your dreams will come true
but with effort and patience
trust me
*fiction story to accompany this afternoon ..

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Sangkut

Places

Setelah beberapa waktu ini engga banyak nulis, akhirnya kali ini bisa nulis juga. Tentu disuasana yang beda sama pemikiran yang berbeda. Waktu rasanya cepet banget kali ini. Mulai nulis taun 2009 (tapi blog lama lupa password, penyakit), ga berasa aja sekarang udah tahun 2016. Tulisan di tahun ke-7 ini banyak rasa-rasa yang udah campur aduk, perjalanan yang berasa bukan kelok-kelok lagi, tapi udah berasa "ribet". Ya, gini adanya. Buat nulis hari ini, banyak kerjaan dulu yang harus diberesin dan gatau tiba-tiba punya inisiatif tingkat tinggi buat beresin beberapa file yang acak-acakan di dekstop sama di beberapa folder laptop. Ya sedikit mendingan dibanding sebelumnya. Yang belum mendingan cuma laptopnya aja, masih jadul (belum mampu beli dan secara ga langsung masih nyaman buat dipake), ya gitulah! :D Ngomong-ngomong ini persis 1 taun lebih 20 harian tinggal di kota orang (Jakarta) dan ya 8 bulan yang lalu genap umur saya di usia 23 tahun. Itu taun kedua sih ngerayai...

Begin Again?

Perlu untuk kau sadari, diri ini tak mampu untuk terus bersandar pada sebuah harapan, nafas ini tak dapat mengenal santun untuk terus menghembuskan nafas, tak terucap segala rasa yang tak pernah bicara dan tak pernah untuk terucap. Kali ini, rasa dan sanjungan yang selalu ku buai dalam setiap gerak langkahmu tak dapat membuat kita saling mengingat dan menyatukan. Terkadang, warna-warna yang kuberikan itu aku persembahkan untukmu yang berada di jauh sana. Tampak jelas kali ini, bahwa fase tersebut membuat semua tampak menjadi jelas, ku hempaskan seluruh harapan ini, tampak bilur dan terjerembab dalam perputaran waktu yang tak juga membuahkan hasil yang selalu ku harapkan. Semuanya hanya tersisa dijiwa, lepaskan. Biaskan, bebaskan... Sesekali kupandang wajah pada foto yang kuselipkan di dompet cokelat usangku, wajahmu tersenyum tanpa ku tahu apa alasannya, rambutmu tampak terlihat indah dengan warna hitam panjang hingga menyentuh bahu yang indah itu. Matamu terlihat lebih te...