Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Cerita Tentangmu

Biaskan

Dia sedang bersenang-senang disana Seandainya bisa, akan kuhampiri dia disana yang sedang tersenyum dan tertawa lepas dengan kesenangannya di akhir semua kegiatan perkuliahannya. Menjadi seseorang yang menyaksikan dirinya tertawa lepas dengan senyum yang sungguh membuat hati ini terpukau melihatnya. Salah satu keindahan dunia, surga dunia. Disana, di taman yang luas engkau berlarian dengan senang dengan mengenakan baju biru, rok dan sepasang sepatu canvas yang membuatmu semakin indah untuk dipandak, elok. Menari dan berlari adalah keahlianmu untuk menunjukan kesenanganmu. Tidak pernah terbayangkan, setelah kita terpisah untuk tidak menjadi sebuah magnet yang dahulu selalu menyatu, kau tampak lebih baik dari sebelumnya. Kurebahkan badan ini untuk tersenyum melihat keadaan ini. Menetap Hatimu Rambutmu menetap dikeningmu, bibirku yang dulu pernah berlabuh dikeningmu kini ditempati oleh rambutmu yang indah itu. Tengok saat ini sensasi itu datang kembali, untunglah semuanya kembali sehi...

Aku Memendam Rindu

Menyanyikan sebuah bait-bait yang tertulis sendiri didalam imaginasi dan terus berkorespondensi dengan hidup ini. Terasa mencekam bila tak ada yang dapat ku aktakan saat ini. Dentuman petir yang menyambar ini terasa begitu menyeramkan, tetapi tetap saja kehilanganmu adalah sebuah keseraman yang sangat luar biasa dalam hidup ini. Tidak buruk memang bila harus berpisah dalam beberapa dimensi lain jauh disana. Saat ini aku harus mengatakan apa pada sebuah vas bunga yang kau taruh di atas meja ini? berpikirlah sejenak, sambil menghela nafas.. Begini, kemarin atau beberapa waktu yang lalu aku terdiam didepan etalase jendela. Untuk sementara ini, jiwa ini seakan terkoyak. Aku rehat, diaam, sejenak saja untuk menghindar dari dunia yang begitu lusuh bagiku. Tidak pernah aku duga tentang kamu, hubungan kita selama ini. Sederhana saja, aku mencintaimu sampai detik ini. Aku rasa detik di esok pun masih serupa dan persis rasanya. Jelas saja, saat ini harapanku seperti ingin tapi tak ingin, aku mi...

Aku adalah Mimpimu

Bagi sebagian orang semua mungkin tidak akan pernah berfikir bahwa mimpi itu adalah sebuah anugerah yang mereka miliki untuk memenuhi semua harapan dan cita-cita mereka. Cinta, kehidupan dan keindahan yang terbaik untuk setiap hidup kita pasti selalu menjadi mimpi bagimu, dalam hidupmu. Saat ini lagu ini mengalun pelan ditelingaku yang sengaja aku dekatkan ke arah suara itu muncul. Menghirup udara malam hari ini sambil aku berbisik dalam hati selalu bermimpi bahwa aku selalu menjadi mimpi indahmu, disetiap tidur dan harimu. Tidak begitu buruk untuk menceritakan kondisi malam ini kepada sebuah alat pemutar musik yang diam disebalah kepalaku ini. Ku humbuskan nafas kembali untuk mencerna setiap lirik lagu ini dan terus kembali bermimpi bersama lirik-lirik ini. Bagaimana denganmu disana? Mungkin tupai yang lewat beberapa saat lalu di depan kamarku ini bermimpi untuk menjadi manusia layaknya aku yang selalu dapat menikmati hidup ditengah kesendirian dan kehampaan ini. Duduk termenung dan...

Interaksi dan Konsekuensi

Beberapa waktu yang lalu kita berinteraksi cukup dekat dan hangat sehingga semuanya menjadi seperti pelangi yang berwarna cerah dan indah. Beberapa menit tersebut kita gunakan untuk berbincang mengenai semua tentang kita. Kita saling berkeluh kesah dan menceritakan apa yang ingin diceritakan. Saya tidak pernah berpikir ingin mengeratikan posisi saat itu sebagai siapa, teman, sahabat atau orang lain. Yang penting saat itu semuanya sudah terjadi dan itu sungguh menarik untuk diingat.  Kau mengawali langkah dengan senyuman, dan berharap semuanya kau bagi denganku..

Feels Confusing

Making all the running time feels slow and got into a small hole . That burden is felt more self feels alone and being alone . Long did not come and gone never arrived . Where is all this ? only you and god who knows the dark side of my heart .. reduce the burden

Kata Maaf

Ku tahu semuanya memang terlalu cepat untuk dilalui. Semuanya bagaikan sebuah gaya grafitasi bumi yang selalu menimbulkan kepastian bahwa benda akan jatuh ke bawah begitu cepat dan tanpa kita duga. Sama halnya dengan sesuatu yang terjadi kemarin, begitu cepat dalam sebuah lingkup kecil dan sempit. Tidak ada sesuatu yang disengaja dan sesuatu yang tidak mendasar. Semuanya jelas terungkap dan memastikan bahwa itu adalah sebuah kesalahan. Kesalahan yang selalu menjadi beban bagiku. Kondisi dan waktu yang tidak pas membuat semuanya runyam dan seakan menjadi batu besar yang menimpaku beberapa hari ini. Sakit, bingung dan kewalahan untuk menghadapinya. Berulang kali suara itu mencoba menghubungimu tapi dunia seakan tertutup untukku untuk dapat menyampaikan sesuatu kata dariku. menggunakan sebuah kalimat pengandaian bukan berarti semuanya berharap terjadi tapi sebuah pengendaian hanya ungkapan agar semuanya menjadi jelas dan terurut. Tidak adalah persepsi siapa yang salah dan siapa yang patu...

Serenade/Silent

Sedikit mengkerutkan dahi melihat sesosok benda yang tampak seperti bola yang berputar dilapangan. Memulai dengan menyendiri dikala sepi dan berkeluh kesah disaat ramai. Sesosok benda yang selalu aku lihat disetiap kali aku bangun dan membuka jendela kamar ini. Tak sedikitpun nyaliku untuk mendekat dan berniat mengatahui tentang benda itu. Suara rintik hujan membasahi genting kamar dan membuat halaman depan kamarku basah dan berbecek dilantai. Suara bisingnya tidak membuat telinga ini terganggu malah justru sebaliknya. Ungkapan yang ada hanya untuk menemani kesepian ini dan tidak untuk dibagikan kepada orang lain. Sendiri menatap sebuah hiasan berbentuk anak kecil cukup untuk menemani kesendirianku ini. Sebuah geliat tentang kehidupan urban diluar sana tidak pernah aku hiraukan. Hanya sendiri dan menyepi yang aku sukai belakangan ini. Sesekali melihat keluar dan menyapa beberapa orang teman yang berada tidak jauh dari kamar ini. Tidak semuanya begitu menarik dihadanku. Kupalingkan muk...

11.30 PM

you start to   call me   again ,   last   night   when   the eye   is   an   amazing imagined   movements ,   you   contacted me   and   you made me   glad and   happy ,   love   and   miss   you   always

Mengharapkan Nyata

Mengharapkan keindahan disetiap langkah meman sulit buat dilalui. Selalu saja ada yang mengganjal dan menghalanginya. Semuanya berlalu dan menjadi bekas dan bayangan yang kelabu. Memantikan alat pemantik untuk ku mainkan dihari yang sepi ini. Seolah kita tidak bisa bertemu dan bersua kembali, itu merupakan bayangan yang selalu ditakuti olehku di setiap waktu. Alunan musik selalu menemani kemanapun aku pergi. Sedikit berpikir agar semuanya menjadi hal kongkrit yang tidak berbuah sebuah hal konyol yang tidak berisi. Berjalan bagaikan orang dewasa yang berwibawa dan penuh dengan kebijakan. Nananana.. Awan pagi terlihat begitu putih hingga mampu membuat bibirku melebar untuk menebar senyuman kepadanya. Angin yang menyayat kulit dan rongga badanku selalu menyapaku dengan kesejukannya. Ingatanku selalu tertuju padamu dikala pagi buta kembali datang dan matahari mengarahkan sinarnya kedalam kamarku. Saat ini cuaca seakan berubah sama seperti hatiku. Perubahan besar dalam hatiku, tetapi tidak...

you made me fall apart

Entah mengapa beberapa hari ini semakin menjauh dan bahkan dapat dikatakan menghilang dari bumi. Bumi saja masih mau melihat senyummu dan melihat tawamu tapi engkau semakin menjauh dan enggan untuk memberikan senyuman indahmu kepada orang yang menyayangimu. Beberapa waktu tanpa kabar darimu membuatku putus asa untuk terus selalu mendapatkan sesuatu yang menarik dan menjadi semangat dalam hari-hariku. Please do me confused and overwhelmed to find news from you .. Do not make me feel torn apart like this ..

Salahkah

Salahkah aku membencimu? Salahkah aku membenci dirimu? Salahkah aku? Salahkah aku salah? Salahkah aku menghindari dirimu? Salahkah aku salah? Yang telah terjadi biarlah terjadi Aku sadar ku bukan milikmu lagi Sadarilah ku bukan milikmu lagi, itu katamu Dulu, kau slalu ada Dulu, kau slalu bisa Tetapi kini, tiada lagi Dulu kau ada slalu Dulu kau bisa slalu Sayang, sayang, tlah hilang Sayang, sayang, sayang, sayang

Tentangmu

Desiran angin malam yang merasuk ketulang dan membuat bulu kudukukku berdiri. Terasa dingin malam ini dengan ditemani oleh seorang teman berdarah batak yang merupakan teman satu kampus tetapi berbeda fakultas. Menyantap makanan hangat dan minuman hangat ala Eropa membuat malam ini tidak begitu separah yang dirasakan ketika di Eropa. Memegang kendali dalam dirimu memang terasa berat bagimu untuk selalu diawasi dan dijaga ketat oleh sesuatu yang mungkin sangat menggangguku juga. Kau bilang tidak suka untuk selalu dicengkram dalam tangan yang selalu membatasimu kemanapun dan apapun yang engkau inginkan. Begitu sulit membayangkanmu yang sedang dalam kurungan beruang buas, besar dan jelek. Tidak, ini bukan dirimu yang sebenarnya. Kamu selalu tampak ingin bebas dan tidak ada yang mengrung dan menguncimu dalam sebuah kurungan besi dan menyebalkan. Kontak seluruhnya tidak dapat dihubungi dan itu membuatku bingung.  Angin selalu saja menemaniku dikala aku teringatakan engkau yang berada...

Tembok Cokelat

Sebuah rumah yang kecil tetapi nyaman Itulah rumahmu Sudah berubah warna dinding dirumahmu Banyak barang baru yang terdapat didalamnya Cokelat, Itu warna yang baru saja kulihat, baru saja Pukul 2 siang ku duduk dihadapanmu Terdiam dan bingung Memang saat ini engkau sudah menjadi miliknya Memang saat ini di handphone mu penuh dengannya Aku mengerti dan aku sadari itu Kubawakan sebuah barang yang mungkin dapat kau pakai dengan nyaman Tidak mahal memang Tapi mungkin itu dapat mengingatkanmu Padaku, sebuah lelaki yang bisu

Tanggal 2

Ya hari ini tanggal 2 tahun 2011. Mengingatkanku akan kejadian empat tahun yang lalu, 2007. Semuanya indah dan itu merupakan dimana aku merasakan bahwa ini memanglah sebuah keindahan yang diberikan tuhan untuk dijaga dan dirawat oleh ku dalam dekapan kasih sayang dan perhatian yang mendalam. Tanggal 2 disebuah bukit yang luas diterangi sinar matahari sore yang mulai terbenam dibagian barat bumi. Sore itu kita saling bertatapan untuk mengungkapkan perasaan yang kita miliki. Dibukit tersebut kita berpegangan tangan dan saling melengkapi. Senyum gembira terpancar dibibirku ini. Semuanya indah. Tanganku menggenggam tanganmu dengan erat, engkaupun demikian. Disana kita membuat suatu cerita dan sejarah baru. Kehidupan setelah itu berjalan dengan sangat membahagiakan. Keluguan dan kepolosan kita seakan tidak pernah kita sadari. Kala itu umur kita masih menginjak 15 tahun. Sungguh membuat bibir ini tersenyum senang mengingat kejadian dikala itu. Sekarang tanggal 2 januari 2011. Semuan...

Kegundahaan Seorang Remaja

Sore ini hujan menghampiri kota Cirebon yang biasanya bersuhu panas dan lembab. Hujan lebat mengguyur disemua wilayah Cirebon. Aku tak mengerti mengapa ini dapat terjadi dikala hati inimendapatkan kegundahan yang terjadi akibat kejadian semalam. Hujan dibulan Desember kembali seperti pada saat dimana ayah dan ibu saya masih kecil. Dahulu bulan Desember selalu memberikan suasana tersendiri yaitu hujan. Hujan dibulan desember selalu merindukan sebagian banyak orang yang ingin melewatkan bulan terakhir disetiap tahunnya. Kali ini bulan terakhir ditahun ini aku memang bukan siapa-siapa dari dirimu dan hatimu. Hujan kali ini menenangkan hati dan pikiranku dengan apa yang terjadi pada masa lalu dan kembali melihat esok dan seterusnya. Sungguh hujan kali ini membuat semuanya terasa menyejukan bagi diriku. Aku selalu suka sehabis hujan dibulan desember, Di bulan desember Sampai nanti ketika hujan tak lagi Meneteskan duka meretas luka Sampai hujan memulihkan luka Sepenggal lirik dar...

Hospital 2007

Sebuah ruangan entah nomor berapa kamu terbaring lemas dan tidak berdaya. Wajahmu memancarkan perbedaan yang sangat berbeda, tidak seperti biasanya. Bibirmu yang hanya dapat tersenyum dengan harapan dapat memberitahu kepadaku bahwa kau baik-baik saja. Selang infus dan selang tabung oksigen tertancap didalam lengan kiri dan hidungmu yang mancung. Sungguh ini menyedihkan bagiku untuk melihatmu dalam keadaan seperti itu. Hari ini kau memasuki hari pertama untuk merelaksasikan tubuhmu dalam pangkuan sebuah kasur yang sangat jauh berbeda dengan kasurmu yang nyaman, dirumahmu. Tercium aroma untuk kamarmu saat ini yang sangat berbeda dengan aroma tubuhmu yang begitu harum dan menyenangkan. Tercium bebauan yang sangat lazin halnya untuk disebuah rumah yang semua orang berkunjung hanya untuk menengok orang sakit. Sebuah rumah yang sakit atau hanya aku saja yang menyebut rumah yang sakit ? Sudah beberapa hari ini aku menemanimu diruangan yang tidak pernah kita harapkan dan tidak membuat n...

Hari Untukmu

Waktu itu telah terlewati dan kejadian itupun telah menjadi kenangan. Setiap detik dan menitnya berharga bagimu pada waktu itu. Sayang sekali kehadiranku tidak pernah dianggap olehmu pada waktu itu. Niat untuk mengadakan acara ulang tahun di Cirebon pun sirna setelah engkau memilih untuk mengadakannya di luar kota sana bersama keluarga dan saudara yang engkau sayangi. Kamu tidak memberi kabar tentangmu kepadaku pada saat itu juga. Kau terbawa suasana di kota sana untuk mengadakan pesta hari ulang tahunmu. Aku memang tidak memberikan ucapan selamat ulang tahun kepadamu untuk tahun ini. Tapi itu bukan berarti bahwa ku tak sayang kepadamu dan tidak memberikan perhatian untukmu. Aku menunggu kepulanganmu ke kota ini untuk mengadakan acara ulang tahun itu. Tapi memang engkau terlalu lelah sepulangnya dari kota itu. Setiap hari akulah yang selalu menemanimu kemanapun engkau pergi. Setiap waktu hanya untukmu. Mungkin hanya aku saja yang tau bahwa seluruh waktuku hanya tercurah satu unt...

Keep smile with me

Tiga hari sudah kita tak bersua, tak bersapa dan takada kabar. Engkau disana dan aku disini. Meskipun kau disana dan sedang merasakan kesedihan yang begitu hebat, aku senantiasa menunggumu untuk kembali bercanda dan tertawa.  Tiga hari ini engkau menghilang entah kemana. Hujan yang terus mengguyur kota Bandung terus menemaniku. Melawan semua masalah itu memang terkadang sulit dan menyebalkan. Semuanya begitu berat sehingga engkaupun meminta waktu untuk menyendiri. Tiga hari ini apa yang kau lakukan? menyendirikah? bersenang-senangkah? akupun tak tahu apa yang terjadi. Akhir-akhir ini angin dan hujan berhembus dan mengguyur kota Bandung begitu kencang dan deras. Seluruh pesan masuk dan telepon masuk di handphoneku tak tercantum panggilan masuk ataupun pesan masuk darimu. Hey, tetaplah tertawa dan tersenyum denganku. Kesenanganlah yang akan membawamu menuju kegembiraan dikala matahari dan bulan menyinari bumi. Kicauan burung yang turut serta membuat kuping terasa ditemani d...

Lost You

Bagiku ini merupakan saat terberat dimana semuanya selesai. Saya tau ini bukan berarti kita selesai berhubungan, tapi kita mencoba merasakan untuk menjadi seseorang yang berubah menjadi dewasa. Aku ingat saat engkau berbicara bahwa kita masih memiliki jalan yang panjang. Umur kita saat ini 18 tahun dan ini tergolong usia yang sangat labil dan terhitung masih panjang untuk mendapatkan apa yang dikehendaki.  Pada awalnya sungguh tak percaya bahwa ini terjadi. Semuanya berjalan dan berguncang begitu cepat dan dahsyat. Bulan Agustus 2010, pertama kalinya kita berpisah kota dan hubungan kitapun berpisah juga. Agustus 2010 menyisakan cerita yang begitu dalam. Dibulan ini aku merasakan atmosfer baru tentang perkuliahan dan engkau demikian halnya. Sebuah bulan yang sangat luar biasa, dapat menceritakan sejarah dari kami berdua.  Agustus, nama bulan ini layaknya nama ayahanda tercinta Wawan Agus Heryana. Nama yang bagus bukan? Bulan ini sangat banyak cerita yang terjadi dari tahun ke...

Air Hujan

Dentingan air hujan sore ini menemani aku didalam kamar dengan alunan musik The Trees and The Wild . Dingin merasuk dijantung. Bandung selalu memberikan suasana yang sejuk dan menyegarkan untuk berdiam diri didalam kamar. Khas kota Bandung dengan cuacanya yang selalu memanjakan masyarakat Bandung untuk meminum kopi hangat dikala hujan dan alunan lagu yang mengalun tenang ditelinga . Andai kamu sekarang masih bersamaku, nikmati ini dengan sepenuh hati dan tenangkan pikiran kita berdua ditemani desiran air hujan yang membuat kita serasa pemilik hujan ini. Aku sendiri disini, selalu merasakan kesepian dikala bangun pagi dan saat hendak tidur saat malam. Entah apa kau mendengarkan keluhku. Hujan selalu menemaniku di kota Bandung ini. Hujan selalu membuatku merindukan saat kita dulu bersama, saat dulu kita tertawa senang, saat dulu kita hendak pulang dari tempat les dan pada saat kita berjalan menuju sebuah jalan kecil dikota Cirebon. Jemu menunggu sampai saat ini. Seandainya kudapat...