Skip to main content

Posts

Part Of Memory

Foto Sesion for Basket Ball team Cirebon 16 Agustus 2011 Full of story

FIGHT

Terlalu lama untuk membuka semuanya dan terlalu lelah untuk terus berharap tentang semuanya. Mencoba memberi provokasi terhadap diri sendiri dan dilihat sedikit menyakitkan tapi membuat diri ini tersadar akan arti sebenarnya kedepan. Bulan baru mengajakku untuk memulai cerita dan film baru untuk kedepan dan akan kumulai hari ini dengan sesosok bayangan yang mulai merangkaku dalam suatu naungan cerah yang aku sendiri terhenyak. Mari memulai cerita baru di bulan ini dan untuk bulan-bulan kedepannya.. Bandung, 13 September 2011 Disaat mata memandang jauh ke langit luas

PURWACARAKA

Mini Konser Purwacaraka Cirebon 29 Juli 2011 AWASOME!

Akademikianus

It's time to show how big knowledge i had acquired... Sudah beberapa bulan ini mengadakan program kerja perbaikan nilai dengan mengambil beberapa SKS (satuan kredit semester) yang dirasa begitu penting untuk memposisikan nilai sebagai mahasiswa yang tanggap terhadap nilai yang ambruk pada tahun sebelumnya. Sedikit lucu memang, pertama kali kuliah terlihat jelas bahwa setiap harinya yang dipikirkan hanya bermain, tidak seperti saat masih berada dirumah kesayangan yang segalanya menjadi teratur, baik untuk belajar maupun bermain. 1 tahun sudah mendekam diruangan tidak terlalu besar untuk menjadi tempat tinggal sementara dimana sesuatu harus aku dapatkan dari tempat ini. Memulai perjalanan saat tahun kemarin dengan kondisi tidak tau sama sekali tentang harus apa dan bagaimana aku melakukan segala kegiatan ditempat ini, jauh berbeda dengan situasi dahulu saat bersama mereka. Banyak cerita yang kelak hendak aku sampaikan kepada mereka setelah aku mencari ilmu di kota ini dengan segala...

Biaskan

Dia sedang bersenang-senang disana Seandainya bisa, akan kuhampiri dia disana yang sedang tersenyum dan tertawa lepas dengan kesenangannya di akhir semua kegiatan perkuliahannya. Menjadi seseorang yang menyaksikan dirinya tertawa lepas dengan senyum yang sungguh membuat hati ini terpukau melihatnya. Salah satu keindahan dunia, surga dunia. Disana, di taman yang luas engkau berlarian dengan senang dengan mengenakan baju biru, rok dan sepasang sepatu canvas yang membuatmu semakin indah untuk dipandak, elok. Menari dan berlari adalah keahlianmu untuk menunjukan kesenanganmu. Tidak pernah terbayangkan, setelah kita terpisah untuk tidak menjadi sebuah magnet yang dahulu selalu menyatu, kau tampak lebih baik dari sebelumnya. Kurebahkan badan ini untuk tersenyum melihat keadaan ini. Menetap Hatimu Rambutmu menetap dikeningmu, bibirku yang dulu pernah berlabuh dikeningmu kini ditempati oleh rambutmu yang indah itu. Tengok saat ini sensasi itu datang kembali, untunglah semuanya kembali sehi...

Aku Memendam Rindu

Menyanyikan sebuah bait-bait yang tertulis sendiri didalam imaginasi dan terus berkorespondensi dengan hidup ini. Terasa mencekam bila tak ada yang dapat ku aktakan saat ini. Dentuman petir yang menyambar ini terasa begitu menyeramkan, tetapi tetap saja kehilanganmu adalah sebuah keseraman yang sangat luar biasa dalam hidup ini. Tidak buruk memang bila harus berpisah dalam beberapa dimensi lain jauh disana. Saat ini aku harus mengatakan apa pada sebuah vas bunga yang kau taruh di atas meja ini? berpikirlah sejenak, sambil menghela nafas.. Begini, kemarin atau beberapa waktu yang lalu aku terdiam didepan etalase jendela. Untuk sementara ini, jiwa ini seakan terkoyak. Aku rehat, diaam, sejenak saja untuk menghindar dari dunia yang begitu lusuh bagiku. Tidak pernah aku duga tentang kamu, hubungan kita selama ini. Sederhana saja, aku mencintaimu sampai detik ini. Aku rasa detik di esok pun masih serupa dan persis rasanya. Jelas saja, saat ini harapanku seperti ingin tapi tak ingin, aku mi...

Pada Waktunya Vol.1

Rasa-rasanya beberapa waktu ini menjadi hari-hari yang begitu menyulitkan bagiku. Dan terus dalam jiwa ini kesepian melanda diriku, tersisa didalam jiwa. Sepotong kue ku potong untuk aku hidangkan untukmu disore yang cerah ini, didepan halaman rumahku. Tepatnya di pekarangan rumah. Sore ini angin tidak terlalu kencang untuk menyapu pekarangan rumahku ini. Ada secangkir teh juga yang aku persiapkan untukmu dimeja mungil yang kayunya sedikit usang karena dimakan oleh waktu dan cuaca yang selalu berubah. Nanti, ada beberapa hal yang ingin kuceritakan didalam waktu saat kita bersama duduk dipekarangan rumah ini. Bunyi air yang mengalir dari kolam ikan yang ada diujung pekarangan ini mengalir pelan dengan ikan-ikan yang saling berebutan makanan setelah kuberi pakan ikan itu sesaat sebelum dia datang. Lonceng pintu berbunyi, tanda bahwa kamu datang memang tepat waktu seperti yang telah engkau janjikan, pukul 5 sore. Kuhampiri pintu depan rumah dan kubuka pelan-pelan agar terlihat mengagu...